MASIGNCLEAN101

Tips Merespon Saat Anak Mendapat Nilai Buruk

Tips Merespon Saat Anak Mendapat Nilai Buruk
Monday, February 26, 2018
Tips Merespon yang Tepat Saat Anak Mendapat Nilai Buruk-Hai Bunda bertemu lagi dengan saya di topik parenting. kali ini saya akan membagikan tips "Bagaimana Merespon yang Tepat Saat Anak Mendapatkan Nilai Buruk". Sebagian besar orang tua pasti pernah mendapat informasi anaknya mendapat nilai buruk, mendapat peringatan dari guru sampai dengan orang tua dipanggil oleh guru karena berkaitan dengan nilai anak yang belum tuntas.


Apakah bunda pernah merasakan hal tersebut?. Jika iya maka silahkan bunda lanjutkan membaca karena ini cocok dan bisa membantu bunda dalam menangani hal tersebut.

Sebelum saya masuk pada tips, maka saya perlu dudukkan terlebih dahulu yang dimaksud nilai jelek di sini bukan lah nilai merah atau nilai di bawah KKM, akan tetapi semua kondisi yang di dapatkan oleh anak berbeda dengan harapan dan ekspektasi dai orang tua terhadapt pencapaian anaknya.

Jadi apakah nilai anak saya buruk?

Baik dan buruk nilai tersebut tentu bunda yang bisa menilai dan mengukurnya. karena tentu buruk untuk bunda akan berbeda dengan menurut orang tua lainnya. artinya standar penilaiannya bisa jadi berbeda.

saya berikan sebuah kondisi dan ilustrasi:

"Seorang anak yang biasanya selalu mendapatkan nilai 100 di ulangan matematika, tiba-tiba saat ulangan dan hasilnya dibagikan kepada bunda hasilnya hanya capai 80"

Kondisi ini tentu menurut orang tuanya mengatakan bahwa anaknya mendapat nilai yang buruk/jelek. Mengapa?.

Jawabannya: Karena nilai yang di dapatkan hasilnya menurun dari nilai-nilai ulangan sebelumnya.
Apakah ini benar?

Bisa saya sampaikan bahwa ini benar, karena memang ini tidak memenuhi dari keinginan dan harapan orang tua terhadap anaknya. Ini fakta dan ini adalah realita yang terjadi.

Akan tetapi, Nilai 85 untuk orang tua mungkin akan sampaikan bahwa hari ini anaknya hebat bisa dapat nilai 85.

Mengapa?

Jawabannya: Hal ini terjadi karena mungkin anaknya sudah belajar dengan giat akan tetapi nilainya selalu belum capai diangka 85. Baginya ini bukan nilai yang buruk, tetapi suatu peningkatan nilai.

Jadi yang ingin saya sampaikan disini mengenai "Nilai Buruk" anak anda bergantung pada bagamana anda menginterprestasikan dan ekpekstasi anda terhadap anak anda.

Tips Merespon yang Tepat Saat Anak Mendapat Nilai Buruk

1. Tenang & Menenangkan

Ini adalah hal pertama yang bisa bunda lakukan, yaitu bunda tetap tenang, ambil nafas. Pastikan bahwa bunda tenang diri bunda sendiri. Bunda netral dan tidak ada muatan kemarahan di sana.Karena dengan bunda tenang, maka bunda lebih clear juga diri bunda sendiri.
Setelah bunda merasa tenang, mulailah berbicara dengan anak bunda. Tanangkan juga anak bunda. Buat suasana bahwa bunda tidak apak-apa. Buat bahwa semua baik-baik saja dan semua masih bisa diperbaiki. Mulailah bicara dengan hangat dari hati ke hati. buat anak bunda merasa nyaman menyampaikan kepada bunda apa yang sebenarnya terjadi sehingga nilai ulangannya tidak seuai dengan yang dia dan juga bunda harapkan.

2. Menggali bukan Melabeli

Mulailah menggali kepada anak bunda. Apa yang membuatnya mendapatkan nilai yang buruk/jelek atau tidak sesuai dengan ekspektasi bunda. Dengarkan apa yang anak bunda sampaikan, jangan memotongnya penyampaiannya sehingga bunda mendapatkan gambaran penuh apa yang membuatnya bisa mendapatkan nlai buruk.
Bagian ini butuh kesabaran dan juga latihan. mengapa demikian?
Karena menggali bukanlah sama dengan mempertanyakan ya bunda.
Menggali adalah upaya kita untuk mendapatkan informasi sehingga kita mempunyai solusi dari masalah. Fokus dari penggalian informasi adalah untuk perbaikan dan solusi.
Berbeda dengan mempertanyakan. Karena mempertanyakan cenderung pada updaya untuk membuat anak mengakui dan menjudge mengapa hal ini bisa terjadi. Fokusnya mempertanyakan masalah bukan pada solusi. Bukan mencari solusi tetapi mempersalahkan kenapa hal itu terjadi.

Melalui penggalian informasi yang lengkap maka bunda akan mendapatkan benang merah penyebab anak bunda belum mendapatkan nilai yang seperti bunda harapkan. Hal ini tentu akan menghindarkan bunda untuk melalebeli anak bunda dengan sesuatu yang buruk. Setelah bunda menggali informasi, maka bunda bisa fokus pada langkah selanjutnya yang ada di tips yang ke tiga yaitu "Fokus Pada Solusi" untuk kemajuan anak bunda.


3. Fokus Pada Solusi Bukan Masalah

Masih tetap semangat ya bunda membaca  Tips Merespon yang Tepat Saat Anak Mendapat Nilai Buruk. Langkah ketiga merupakan inti sari untuk anda dan anak bunda dalam menghadapi kondisi dimana anak bunda mendapat nilai tidak sesuai dengan harapan bunda.
Fokus pada solusi sangat penting, karena kalau kita terus menerus mencdrca pertanyakan dan mempertanyakan kepada anak bunda mengapa nilainya jelek. Saya pastikan tidak hanya bunda yang stres, anak bunda juga pasti mengalami stres yang lebih.
Fokus pada ssolusi membuat bunda akan membuat beberapa plan bersama dengan anak bunda untuk mengatasi kondisi anak bunda. Saya berikan 2 ilustrasi dari 2 keadaan ya bunda.


Kondisi 1 "Anak nilai turun"

Jika nilai anak anda buruk karena turun dari nilai sebelumnya maka solusi yang bisa bunda berikan adalah :
1. Mengatur jadwal belajar anak. dengan mengatur ulang jadwal belajar bisa membantu anak belajar lebih tenang dan maksimal
2. sepakati bersama kapan anak bunda bermain, belajar dan bersama keluarga, atau menonton TV. Sehingga anak bunda juga balance di proses menjalani hidupnya
3. Jika penurnan karena gadged, maka buatlah kesepakatan dengan anak. apakah dengan pembatasan penggunaan gadged atau dengan cara lainnya yang bisa membantu anak bunda bisa fokus untuk perbaikan nilainya
Bunda juga bisa sharing pengalaman bunda atau perjalanan hidup bunda, perjuangan bunda atau suami bunda mengenai kekuatan belajar utuk bekal masa depannya. hal ini bisa menyadarkan anak bunda dan bunda bisa menjadi model yang baik untuk anak bunda.

Kondisi 2 "Anak bunda nilainya selalu di bawah KKM"

Jika anak bunda mengalami kondisi ini maka bunda harus benar-benar fokus untuk mengajak anak bunda berkomitmen bersama-sama untuk memperbaiki nilainya. Tunjukkan bahwa bunda bukan malu mempunyai anak seperti dia, tetapi bunda adalah orang yang selalu support dan ada disamping dia untuk memberikan semangat kepada dia untuk terus berusaha dan bisa mendapatkan nilai yang bagus.
Saya pernah membaca kata mutiara seperti ini bunda:

"Seekor ikan selayaknya adalah berenang di air bukan memanjat, begitu pula sebaliknya seekor monyet selayaknya pandai memanjat bukan berenang"

Kata-kata di atas memiliki makna yang sangat dalam bunda. Setiap anak memiliki kelebihan masing-masing yang tidak mungkin sama sekalipun ia terlahir dari rahim yang sama. Ia memiliki keunikan dan karakter masing-masing. Tuhan begitu indah menciptakan anak bunda dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Jika ikan selayaknya berenang, maka monyet selayaknya memanjat. 
Jika anak bunda pandai dalam hal menari dan tidak pandai pelajaran matematika. Maka bukan berarti anak bunda bodoh/tidak bisa. Karena anak bunda faktana pandai sekali dalam hal menari. Ia memiliki satu kelebihan yang mungkin tidak dimiliki oleh anak yang lainnya yang pandai matematika. Begitu juga sebaliknya ya bunda. Anak memiliki kelebihan dan kekurangnnya masing-masing. percayalah bahwa Tuhan yang maha kuasa memberikan satu paket penuh kepada anak bunda dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Begitu ya bunda.

4. Apresiasi  & Support

Bunda pernah mendengar kisah Einstein atau Thomas Alfa Edison?
di cap sebagai anak yang bodoh, tetapi keduanya merupakan tokoh yang berpengaruh terhadap kehidupannya kita sekarang.
Einstein teori relativitasnya dan Dualisme Gelombang Partikelnya 
Thomas Alfa Edison dengan penemuan bola lampunya
Dibalik kesuksesan dua tokoh di atas ada sesosok orang tua yang selalu mensupport anaknya untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik disetiap kehidupannya. Orang tuanya mengapresiasi apapun pencapaian anaknya.

"Jika seandainya Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan ke 999. Maka barang kali kita tidak menikmtai cahaya bola lampu yang sangat berguna saat ini. hidup dengan segala kekurangan karena kurangnya pencahayaan"
"Jika anak bunda sudah berusaha keras namun hasilnya masih belum mencapai yang bunda harapkan. Maka bunda tetap patut memberikan apresiasi kepadanya atas usahanya, belajarnya, kemauannya mendapat nilai bagus dan lainnya"

Terlepas dari kedua tokoh di atas. Anak bunda pun demikian. Ia bisa menjadi orang yang sukses karena bunda selalu mensupport dia dan memberikan nilai-nilai kehidupan seperti kejujuran, kerja keras, pantang menyerah, selalu memberikan yang terbaik, berbagi bersama, selalu berguna untuk orang lain ataupun nilai-nilai yang lainnya yang berguna untuk bekal kesuksesannya nanti.

Kesimpulan

Baik bunda, semoga tips ini bermanfaat untuk bunda. Saya juga dalam proses belajar. Dalam tulisan ini saya pribadi tidak bermaksud untuk menggurui bunda. akan tetapi saya mensharingkan pengalaman saya pribadi dan dari apa yang saya baca. berbagi bersama untuk kebaikan tentu bernilai ibadah. Silahkan bunda share kepada teman-teman bunda, keluarga dan kolega bunda. Terimakasih
Share This :
Unknown